Senin, 14 November 2016

Padang Gurun



Di dalam Alkitab ada beberapa kisah yang khusus berbicara mengenai “padang gurun,” Misalnya:
1.       Hagar dan Ismael diusir Abraham dan Hagar putus harapan di padang gurun. Hagar dan Ismael ketika di padang gurun sudah habis bekal yang dia bawah, sudah tidak ada lagi harapan. Hagar ingin tinggalkan anaknya, mau mati atau apa, dia tidak peduli tapi disitulah malaikat Tuhan datang (Kejadian 21: 8-21).
2.       Bangsa Israel keluar dari perbudakan di Mesir berjalan melewati padang gurun (Keluaran 13:17-18 & 14: 1-13).
3.       Yesus dibawah oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai oleh Iblis (Matius 4: 1-11).
Temperatur padang gurun siang hari mencapai 49oC, malam hari temperatur dapat turun hingga -2oC. Perbedaan temperatur yang sangat drastis ini dapat membunuh mereka yang fisiknya kurang baik. Pada temperatur yang sangat panas disiang hari dapat menyebabkan kesulitan bernapas karena kekurangan oksigen atau dehidrasi karena kekurangan cairan tubuh. Pada malam hari temperatur yang sangat dingin dapat menyebabkan kebekuan otot-otot atau jantung. Ada 3 (tiga) hal yang dapat kita pelajari tentang berjalan padang gurun.

I. DI PADANG GURUN TIDAK ADA ARAH
Kalau anda berada ditengah padang gurun semuanya akan terlihat sama. Kita tidak tahu mana arah timur atau selatan. Allah membuat bangsa Israel berputar-putar di padang gurun selama 40 tahun. Kenapa Allah membiarkan dan mengijinkan situasi itu terjadi? Apakah Tuhan tidak bisa memberi yang terbaik kepada bangsa Israel (Bilangan 32:13)?

II. DI PADANG GURUN TIDAK ADA JALAN PINTAS
Apakah ada yang tahu ada jalan pintas di padang gurun? Tidak ada jalan pintas di padang gurun. Akibat dari tidak adanya jalan pintas dipadang gurun atau dimanapun, kadang membuat kita juga pernah ngomel, karena perjalanan terlalu lama. Ketika bangsa Israel keluar dari Mesir menuju kanaan, mereka di kejar oleh Firaun dengan 600 kereta terpilih mengejar bangsa Israel. Mau balik tidak bisa, maju di depan hanya ada lautan. Tidak ada jalan pintas untuk melarikan diri.
·         Roma 5:3-5: Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, 5:4 dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. 5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. 
·         1 Petrus 1:6-7: Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan. Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu–yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api, sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.

III. DI PADANG GURUN TIDAK ADA TEMPAT UNTUK BERSEMBUNYI
Padang gurun adalah tempat kita menyucikan diri dari segala dosa dan salah. Apapun yang kita perbuat tidak ada yang tersembunyi di mata. Dosa besar atau kecil, tidak ada yang tersembunyi di mata Allah, kecuali kalau ada orang yang bisa menutup atau membutakan matanya Tuhan. Mungkin Tuhan tidak bisa melihat. Alkitab katakan, mata Tuhan ada di segala tempat mengawasi orang baik maupun orang jahat (Amsal 15:3).

MAKNA TEOLOGI PERJALANAN 40 TAHUN PADANG GURUN (Ulangan 8:2-6)
1.       Allah mengajar kita (ay. 3). Setiap pagi selama perjalanan padang gurun mereka, Tuhan mengirimkan orang-orang Yahudi makanan malaikat” (Maz 78:21–25) mengajar mereka untuk bergantung kepada-Nya untuk apa yang mereka butuhkan.
2.       Allah memelihara kita (ay. 4; 29:5). Tidak hanya Tuhan memberi makan orang-orang Yahudi "roti ajaib" setiap pagi, tetapi Dia juga terus menjaga pakaian mereka dari keausan dan kaki mereka dari pembengkakan.
3.       Allah mendisiplin kita (v. 5). Setelah bertahun-tahun perbudakan di Mesir, orang-orang Yahudi harus belajar apa kebebasan itu dan bagaimana menggunakannya secara bertanggung jawab. (Ringkasan Khotbah Dr. Kornelius Sabat)

(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar