Di dalam Alkitab ada beberapa kisah
yang khusus berbicara mengenai “padang gurun,” Misalnya:
1.
Hagar dan Ismael diusir Abraham dan
Hagar putus harapan di padang gurun. Hagar dan Ismael ketika di padang gurun
sudah habis bekal yang dia bawah, sudah tidak ada lagi harapan. Hagar ingin
tinggalkan anaknya, mau mati atau apa, dia tidak peduli tapi disitulah malaikat
Tuhan datang (Kejadian 21: 8-21).
2.
Bangsa Israel keluar dari perbudakan
di Mesir berjalan melewati padang gurun (Keluaran 13:17-18 & 14: 1-13).
3.
Yesus dibawah oleh Roh ke padang
gurun untuk dicobai oleh Iblis (Matius 4: 1-11).
Temperatur padang gurun siang hari
mencapai 49oC, malam hari temperatur dapat turun hingga -2oC.
Perbedaan temperatur yang sangat drastis ini dapat membunuh mereka yang
fisiknya kurang baik. Pada temperatur yang sangat panas disiang hari dapat
menyebabkan kesulitan bernapas karena kekurangan oksigen atau dehidrasi karena
kekurangan cairan tubuh. Pada malam hari temperatur yang sangat dingin dapat
menyebabkan kebekuan otot-otot atau jantung. Ada 3 (tiga) hal yang dapat kita
pelajari tentang berjalan padang gurun.
I.
DI PADANG GURUN TIDAK ADA ARAH
Kalau anda berada ditengah padang
gurun semuanya akan terlihat sama. Kita tidak tahu mana arah timur atau
selatan. Allah membuat bangsa Israel berputar-putar di padang gurun selama 40
tahun. Kenapa Allah membiarkan dan mengijinkan situasi itu terjadi? Apakah
Tuhan tidak bisa memberi yang terbaik kepada bangsa Israel (Bilangan 32:13)?
II.
DI PADANG GURUN TIDAK ADA JALAN PINTAS
Apakah ada yang tahu ada jalan
pintas di padang gurun? Tidak ada jalan pintas di padang gurun. Akibat dari
tidak adanya jalan pintas dipadang gurun atau dimanapun, kadang membuat kita
juga pernah ngomel, karena perjalanan terlalu lama. Ketika bangsa Israel keluar
dari Mesir menuju kanaan, mereka di kejar oleh Firaun dengan 600 kereta
terpilih mengejar bangsa Israel. Mau balik tidak bisa, maju di depan hanya ada
lautan. Tidak ada jalan pintas untuk melarikan diri.
·
Roma 5:3-5: Kita malah bermegah juga
dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan
ketekunan, 5:4 dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan
pengharapan. 5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah
dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada
kita.
·
1 Petrus 1:6-7: Bergembiralah akan
hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh
berbagai-bagai pencobaan. Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan
kemurnian imanmu–yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang
diuji kemurniannya dengan api, sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan
kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.
III.
DI PADANG GURUN TIDAK ADA TEMPAT UNTUK BERSEMBUNYI
Padang gurun adalah tempat kita
menyucikan diri dari segala dosa dan salah. Apapun yang kita perbuat tidak ada
yang tersembunyi di mata. Dosa besar atau kecil, tidak ada yang tersembunyi di
mata Allah, kecuali kalau ada orang yang bisa menutup atau membutakan matanya
Tuhan. Mungkin Tuhan tidak bisa melihat. Alkitab katakan, mata Tuhan ada di
segala tempat mengawasi orang baik maupun orang jahat (Amsal 15:3).
MAKNA
TEOLOGI PERJALANAN 40 TAHUN PADANG GURUN
(Ulangan 8:2-6)
1.
Allah mengajar
kita (ay. 3). Setiap pagi selama perjalanan padang gurun mereka, Tuhan mengirimkan orang-orang Yahudi “makanan
malaikat” (Maz 78:21–25) mengajar mereka
untuk bergantung kepada-Nya untuk apa yang mereka butuhkan.
2.
Allah
memelihara kita (ay. 4; 29:5).
Tidak hanya
Tuhan memberi makan orang-orang Yahudi "roti ajaib" setiap pagi,
tetapi Dia juga terus menjaga pakaian mereka dari keausan dan kaki mereka dari
pembengkakan.
3.
Allah
mendisiplin kita (v. 5). Setelah bertahun-tahun perbudakan di Mesir, orang-orang Yahudi harus
belajar apa kebebasan itu dan bagaimana menggunakannya secara bertanggung
jawab. (Ringkasan Khotbah Dr. Kornelius Sabat)
(