Rabu, 16 November 2016

Bertumbuh untuk Beraksi





Apa yang harus bertumbuh dalam kekristenan kita? Iman yang bertumbuh (II Kor 10:15). Bertumbuh kearah Dia (Ef 4:15). Bertumbuh dalam pengetahuan yang benar (Kol 1:10)

Apa yang harus kita mengerti tentang kebenaran sebuah bertumbuh?
1.       Bertumbuh butuh komitmen – Kis 1:15, 21-2 – tiba2! I Kor 15:6
Komitmen berarti harus dengan sengaja dilakukan. Dr. John Chamber ‘Orang kristen tidak diminta untuk menjadi salesman, tetapi ia diminta untuk menjadi free sample.’ Komitmen terhadap apa? Yesus, Firman Tuhan, saat teduh, gereja lokal, tinggal di dalam Dia (Yoh 15:4 ‘meno: permanen). Allah kita Allah yang berkomitmen karena kita juga harus demikian

2.       Bertumbuh butuh proses
Menjadi tua itu pasti menjadi dewas itu pilihan. Ada masa yang harus kita lewati: bayi – anak2 – remaja – dewasa. Tidak semua orang suka proses, tapi semua orang suka sukses! Proses to progres!Yakub menjadi Israel mengalami proses Tuhan mereka bertumbuh dalam Tuhan. Respon ketika dalam proses itulah yang akan membawa progres atau sebaliknya.

3.       Bertumbuh setiap saat (Rom 7:5-6)
Jangan menjadi kristen musiman! Kita bertumbuh dalam jam-jam tertentu dan keadaan tertentu saja. Kita harus bertumbu setiap waktu!
Kekristenan tidak diibaratkan sebagai pohon langsep, duren, rambutan tetapi buah kurma, mengapa? Karena buah kurma tidak kenal musim saat bertumbuh dan berbuah!

Saya berdoa semua jemaat GBI ROCK Magelang megalami pertumbuhan secara kualitas dan kuantitas sehingga visi kita di tahun 2016 ini digenapai Tuhan yaitu 50/5 (50 members and 5 cells). Be grow and fruitfull!


Pastor Massage, Minggu 15 Mei 2016 #GBI ROCK Magelang

 

Donasi atau Durasi




Kisah Para Rasul 20:35

Dalam Perjanjian Lama Allah menuntut pemberian yang terbaik (ingat kisah Kain dan Habil, serta binatang yang cacat tidak di terima. Dalam Perjanjian Baru juga hal yang sama berlaku.

Kota Efesus mendapatkan tempat yang istimewa di hati Rasul Paulus, ia tiga tahun ada di sana (Kis 20:3).
·         Ketika Paulus hendak pergi para penatua terharu, mereka memeluk Paulus serta menangis tersedu-sedu (Kis 2017-30).
·         Bagian dari kata perpisahan dan ciri khas pelayanan yang harus biasa dilakukan yaitu pada ayat 34-35, selalu memberi yang terbaik untuk kemajuan pekerjaan Tuhan. Mengapa demikian? Karena hal ini meneladani Yesus! Kalimat ini memang tidak terdapat dalam keempat Injil, karena dalam tradisi saat itu ada tradisi lisan (Paulus memelihara tradisi lisan.
·         Secara naluri manusia, pada dasarnya manusia suka diberi atau menerima (terjemahan Inggris: berkat).
·         Kebahagiaan bukan sebuah anugerah atau pemberian tetapi sesuatu yang diusahakan.

1)       MEMBERI MELEPASKAN KITA DARI KESERAKAHAN
§  Serakah itu dosa (Ef 5:5)
§  Serakah sama dengan mamon (Kol 3:5)
§  Serkah membuka pint dosa lainnya (I Tim 6:10)

2)       MEMBERI MENJADIKAN KITA SERUPA DENGAN KRISTUS
Sifat dari Kristus, Ia rela kaya menjadi miskin (II Kor 8:9). Yesus itu murah hati, warna hidup dan pelayanannya penuh dengan belas kasihan.

3)       MEMBERI MENJADIKAN KITA LAYAK BEROLEH PAHALA SORGAWI
§  Ikut Yesus tanpa inginkan apap itu ... ‘sok rohani’
§  Kita disuruh mengumpulkan ahrta di sorga (Mat 6:28)
§  Yesus ingin kita menjadi kaya dihadapan-Nya (Luk 12:21)
§  Satu hari nanti Tuhan memberi upah (Wah 11:18)
§  Yesus datang memberi upah (Wah 22:12)

 (Ringkasan Khotbah Dr. Kornelius Sabat di GBI ROCK Yogyakarta)

Senin, 14 November 2016

Padang Gurun



Di dalam Alkitab ada beberapa kisah yang khusus berbicara mengenai “padang gurun,” Misalnya:
1.       Hagar dan Ismael diusir Abraham dan Hagar putus harapan di padang gurun. Hagar dan Ismael ketika di padang gurun sudah habis bekal yang dia bawah, sudah tidak ada lagi harapan. Hagar ingin tinggalkan anaknya, mau mati atau apa, dia tidak peduli tapi disitulah malaikat Tuhan datang (Kejadian 21: 8-21).
2.       Bangsa Israel keluar dari perbudakan di Mesir berjalan melewati padang gurun (Keluaran 13:17-18 & 14: 1-13).
3.       Yesus dibawah oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai oleh Iblis (Matius 4: 1-11).
Temperatur padang gurun siang hari mencapai 49oC, malam hari temperatur dapat turun hingga -2oC. Perbedaan temperatur yang sangat drastis ini dapat membunuh mereka yang fisiknya kurang baik. Pada temperatur yang sangat panas disiang hari dapat menyebabkan kesulitan bernapas karena kekurangan oksigen atau dehidrasi karena kekurangan cairan tubuh. Pada malam hari temperatur yang sangat dingin dapat menyebabkan kebekuan otot-otot atau jantung. Ada 3 (tiga) hal yang dapat kita pelajari tentang berjalan padang gurun.

I. DI PADANG GURUN TIDAK ADA ARAH
Kalau anda berada ditengah padang gurun semuanya akan terlihat sama. Kita tidak tahu mana arah timur atau selatan. Allah membuat bangsa Israel berputar-putar di padang gurun selama 40 tahun. Kenapa Allah membiarkan dan mengijinkan situasi itu terjadi? Apakah Tuhan tidak bisa memberi yang terbaik kepada bangsa Israel (Bilangan 32:13)?

II. DI PADANG GURUN TIDAK ADA JALAN PINTAS
Apakah ada yang tahu ada jalan pintas di padang gurun? Tidak ada jalan pintas di padang gurun. Akibat dari tidak adanya jalan pintas dipadang gurun atau dimanapun, kadang membuat kita juga pernah ngomel, karena perjalanan terlalu lama. Ketika bangsa Israel keluar dari Mesir menuju kanaan, mereka di kejar oleh Firaun dengan 600 kereta terpilih mengejar bangsa Israel. Mau balik tidak bisa, maju di depan hanya ada lautan. Tidak ada jalan pintas untuk melarikan diri.
·         Roma 5:3-5: Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, 5:4 dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. 5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. 
·         1 Petrus 1:6-7: Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan. Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu–yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api, sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.

III. DI PADANG GURUN TIDAK ADA TEMPAT UNTUK BERSEMBUNYI
Padang gurun adalah tempat kita menyucikan diri dari segala dosa dan salah. Apapun yang kita perbuat tidak ada yang tersembunyi di mata. Dosa besar atau kecil, tidak ada yang tersembunyi di mata Allah, kecuali kalau ada orang yang bisa menutup atau membutakan matanya Tuhan. Mungkin Tuhan tidak bisa melihat. Alkitab katakan, mata Tuhan ada di segala tempat mengawasi orang baik maupun orang jahat (Amsal 15:3).

MAKNA TEOLOGI PERJALANAN 40 TAHUN PADANG GURUN (Ulangan 8:2-6)
1.       Allah mengajar kita (ay. 3). Setiap pagi selama perjalanan padang gurun mereka, Tuhan mengirimkan orang-orang Yahudi makanan malaikat” (Maz 78:21–25) mengajar mereka untuk bergantung kepada-Nya untuk apa yang mereka butuhkan.
2.       Allah memelihara kita (ay. 4; 29:5). Tidak hanya Tuhan memberi makan orang-orang Yahudi "roti ajaib" setiap pagi, tetapi Dia juga terus menjaga pakaian mereka dari keausan dan kaki mereka dari pembengkakan.
3.       Allah mendisiplin kita (v. 5). Setelah bertahun-tahun perbudakan di Mesir, orang-orang Yahudi harus belajar apa kebebasan itu dan bagaimana menggunakannya secara bertanggung jawab. (Ringkasan Khotbah Dr. Kornelius Sabat)

(

Be Mature





“Bapamu di surga mengasihi semua orang dengan sempurna. Kalian harus begitu juga."
(Matius 5:48 | BIS)

Kata sempurna teleios yang berarti: sempurna, sejati, dewasa.

1.      Bebas dari keterikatan
Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku" (Mat 19:21)

“Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka” (I Tim 6:10)

“Karena cinta akan uang adalah langkah pertama menuju kepada segala jenis dosa. Bahkan beberapa orang berpaling dari Allah karena cinta akan uang. Akibatnya, mereka mencelakakan diri sendiri” (FAYH)

2.      Hidup dalam Ketekunan – Tidak mudah menyerah (karakter orang dewasa)
“Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun” (Yak 1:4)

Ketekunan: Hupomone à Kesabaran, ketabahan, ketekunan menantikan, long suffering.
‘Kemampuan bertahan dalam kesukaran, bukan dengan sikap sekedar bertahan (diam atau pasif), tetapi dengan sikap sedemikian rupa sehingga mampu untuk menjadikan situasi atau hal yang tidak menyenangkan itu menjadi sesuatu yang memuliakan Tuhan.’

Bedanya orang malasa dan tekun: punya lebih dari 1 alasan vs punya lebih dari 1 cara

3.      Berani mengkonsumsi yang seharusnya dikonsumsi
“Tetapi makanan keras (AYT: padat) adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat” (Ibr 5:14)

4.      Hidup dalam Doa
“Salam dari Epafras kepada kamu; ia seorang dari antaramu, hamba Kristus Yesus, yang selalu bergumul dalam doanya untuk kamu, supaya kamu berdiri teguh, sebagai orang-orang yang dewasa dan yang berkeyakinan penuh dengan segala hal yang dikehendaki Allah” (Kol 4:12)

(Ringkasan Khotbah Dr. Kornelius Sabat, Minggu 02 Okotber 2016)